Wahyu Prasetyo Prabowo Tertangkap OTT, Hakim yang Memvonis Meiliana

PROJUSTISIANEWS.ID — Masih ingatkah kasus Meiliana? Meiliana divonis hukuman 1 tahun 8 bulan penjara gara-gara dia dituduh menista Agama Islam pada 22 Agustus 2018. Pasalnya ibu rumah tangga ini keberatan dengan volume suara azan yang terlalu keras, sehingga mengganggu warga. Protes Meiliana hanya disampaikan dalam obrolan ibu-ibu di warung yang menyebabkannya dipenjara dan rumahnya dibakar. Meiliana menuntut keadilan, tetapi pengadilan tidak dapat memenuhinya. Namun demikian, keadilan TUHAN berlaku dalam doa dan jeritan Meiliana.

Kasus Meiliana yang digoreng massa ini sempat viral di media sosial. Massa didatangkan membuat kerusuhan. Ibu rumah tangga ini mengalami penganiayaan. Selain rumahnya dibakar, dia juga harus dipasung kebebasannya hanya karena keluhan kecil. Di manakah keadilan?

Wahyu Prasetyo Prabowo, hakim yang mengetuk palu vonis perkara Meiliana, tidak bertindak sebagai hakim yang adil. Belum lama ini pada Selasa (28/8/2019), hakim tersebut tertangkap OTT (Operasi Tangkap Tangan)  oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). KPK telah menangkap beberapa hakim dan penegak hukum di Medan, termasuk di antaranya Wahyu Prasetyo.

Terjawab sudah keadilan TUHAN. Kini Wahyu, hakim yang memutus vonis hukuman bagi Meilian, harus merasakan hukuman penjara dari TUHAN. Wahyu bakal merasakan kesuraman masa depannya karena berlaku tidak adil kepada Meiliana.

Meiliana memang tidak berdaya menghadapi tuduhan bahkan fitnahan yang ditimpakan kepadanya. Ia hanya mampu berdoa dengan rasa pedih agar TUHAN mengampuni orang yang bersalah kepadanya. Meliana sudah memaafkan semua orang yang menyakitinya. Ia mengadukan derita hatinya dan ketidakadilan yang menimpanya. Ia hanya dapat melawan dengan air mata.

TUHAN mendengarkan jeritan hatinya yang luka. Ketulusan hatinya dan kepasrahan hidupnya mendatangkan keadilan baginya. Keadilan TUHAN tidak ada yang bisa menghalangi. TUHAN memberkatimu, Meiliana.

Penulis: Boy Tonggor Siahaan

BACA:  Jeritan Rakyat Kecil Kepada Calon Kepala Daerah di Natuna Jelang Pilkada 2020

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *