Utang Duniatex ke BNI Macet

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — Duniatex memiliki utang sebesar Rp 450 miliar ke PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Status utang ini dipastikan diturunkan ke macet pada kuartal IV-2019, berdasarkan analisis RHB Sekuritas.

Dalam pandangan RHB, menjaga kualitas aset menjadi tantangan berat BNI dalam beberapa kuartal ke depan. Selain Duniatex, debitor bermasalah emiten berkode saham BBNI itu adalah PT Krakatau Steel Tbk (KS), dengan utang Rp 5,5 triliun. Namun, KS dan BNI sudah meneken perjanjian restrukturisasi pada September lalu. Itu artinya, status utang KS adalah tengah direstrukrisasi.

BACA:  BNI Sudah Siap Rugi Ngutangin KS dan Duniatex

“Manajemen BNI meyakini dapat menjaga rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) di level 1,8%, seperti per September 2019,” tulis RHB dalam laporan riset, Kamis (24/10/2019).

Kuartal III-2019, laba bersih BNI tumbuh 8,4% menjadi Rp 4,3 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu dan 24% dibandingkan kuartal sebelumnya. Adapun per September 2019, laba bersih tumbuh 4,7% menjadi Rp 11,9 triliun.

BACA:  Catatan Positif Kinerja BNI di 2019

Jumlah itu setara 75% dari estimasi laba bersih BNI sepanjang 2019 dari RHB dan 76% konsensus analis. RHB mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 9.125, dibandingkan Rp 7.550 saat riset dibuat, sehingga potensi gain mencapai 21%. (marketmover.id)

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *