Tunggak Gaji Perangkat Desanya, Bupati Siak Lepas Tanggung Jawab

Tunggak Gaji

SIAK, PROJUSTISIANEWS — Bupati Siak Drs. H. Alfedri, M.Si, terkesan melepas tanggung jawab tunggak gaji para perangkat desanya. Ketika Tim Investigasi LSM BPLK ASN mengonfirmasikan pada Sabtu (7/8/2021) mengenai hal tersebut, Bupati Siak tidak merespons. 

Menurut investigasi tim, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Siak belum membayar gaji para prangkat desa/kelurahan pada Anggaran 2017 untuk September-Desember. Apa sebenarnya yang menghambat? Mengapa pihak Pemkab. Siak tidak dapat memberikan gaji kurang bayar tersebut?

Sementara itu, ada informasi mengatakan seperti ini. Ketika peresmian Institut EHMRI pada 2019 lalu, Bupati Siak mengatakan akibat harga minyak dunia menyebabkan defisit keuangan Kabupaten Siak. Ada lagi rumor mengatakan bahwa itu semua karena kesalahan kebijakan pihak kepala desa yang tidak mendahulukan kepentingan prangkat desanya. Karena itu, dana yang sudah ada mengalir ke pembangunan infrastruktur.

Apa Penyebab Tunggak Gaji Tersebut?

Akibat simpang siurnya informasi, maka Tim BPLK ASN mengonfirmasi dengan mengirim pesan singkat kepada Bupati Drs. H. Alfedri, M.Si.

“Selamat malam pak. Izinkan nama saya Jonsen Tampubolon Ketua LSM BPLK ASN Kab. Siak. Saya mau bertanya pak tentang anggaran tahun 2017 tentang gaji prangkat desa se-Kabupaten Siak yang kurang bayar pada September-Desember. Apakah memang itu tidak lagi dibayarkan atau bagaimana pak? Mohon pejelasannya pak. Sebelumnya saya mohon maaf karena kelancangan saya mencari no. Wa bapak. Saya tahu bapak sibuk, makanya melalui wa ini saya sampaikan,” tulis Jonsen. Namun sampai berita ini terbit tidak ada tanggapan pihak Bupati.

Hasil penelusuran wartawan kepada salah satu Kepala Desa Kandis (tidak mau menyebut nama) mengatakan, ”Gaji seluruh perangkat saya dan insentif saya sendiri sangat bermanfaat pada situasi saat ini mengingat situasi Covid-19. Gaji tersebut berguna dalam hal memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi perangkat saya,” cetusnya.

Jadi, dalam waktu dekat ini pihak LSM BPLK ASN akan menelusuri kebenaran apakah kas Pemkab Siak benar-benar defisit? Akibatnya, hak daripada seluruh prangkat desa/kelurahan se-Kabupaten Siak berujung tunggak gaji. Kapan Pemkab Siak membayar tunggak gaji? Apakah ada dugaan penggunaan untuk pribadi dari pihak Pemkab Siak. “Kita akan telusuri sampai tuntas,” ucap ketua BPLK ASN.

Tim Investigasi sudah mewawancari beberapa Kepala Desa yang ada di kabupaten Siak seperti:

  1. Bunga Raya 10 Desa
  2. Dayun 11 Desa
  3. Kandis 3 Kelurahan 8 Desa
  4. Kerinci Kanan 12 Desa
  5. Koto Gasip 11 Desa
  6. Lubuk Dalam 7 Desa
  7. Mempura 1 Kelurahan 7 Desa
  8. Minas 1 Kelurahan 4 Desa
  9. Pusako 7 Desa
  10. Sabak Auh 8 Desa
  11. Siak 2 Kelurahan 6 Desa
  12. Sungai Apit 1 Kelurahan 14 Desa
  13. Sungai Mandau 9 Desa
  14. Tualang 1 Kelurahan 8 Desa.
    TOTAL 122 Desa/Kelurahan.

Pewarta: Jonsen Tampubolon

BACA:  Dua Wartawan Tewas Mengenaskan, Tubuh Penuh Bacokan, Tangan Putus

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *