SMPN 3 Perlu Bantuan untuk Perbaikan dari Para Dermawan

KANDIS, PROJUSTISIANEWS.ID — Keluhan para guru SMP NEGERI 3 di Jalan Talas, Kampung Samsam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Riau. Beberapa bangunan tampak rusak. Ruangan kelas murid perlu direhab. banyak meja, kursi, dan lemari mengalami kerusakan berat. Kepala Sekolah Syuyanto, SPd dan guru-guru yang lain beserta Komite Sekolah yang diketua oleh Tanggoh Bangun menceritakan kerusakan tersebut kepada PROJUSTISIANEWS pada Sabtu (4/7/2020).

Tanggoh Bangun mengatakan bahwa bangunan sekolah yang dibangun pada 2007 sudah seharusnya diadakan perbaikan. Saat ini bangunan lokal tersebut sudah banyak kerusakan yang harus diperbaiki. Memang kerusakan tersebut sudah dilaporkan ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Siak dan sudah ditinjau pada juni 2020, namun sampai saat ini belum terealisasi perbaikannya.

Lebih lanjut Tanggoh Bangun meminta kepada LSM, Panguyupan, media yang ada di Kecamatan Kandis ini agar membantu pihak sekolah untuk mengusulkan bantuan seperti pengadaan tanah timbun dan bangunan kepada perusahaan yang ada di lingkungan sekolah.

“Beberapa perusahaan seperti PT. Ivomas Tunggal, PT. LSP, PT. SSA, PT. AEK NATIO mungkin dapat membantu melalui melalui CSR perusahaan itu sendiri. Kalau kita telusuri dan kita data jumlah murid yang ada hampir 75% adalah anak murid dari karyawan PT-PT yang ada di lingkungan sekolah. Sudah seyogyanya pihak perusahaan yang ada bisa bersinergi dalam memajukan sekolah  SMPN 3 ini. Kekurangan bangunan seperti bangunan laboratarium sebagai sarana komputer yang pada saat ini. Sekolah sudah mempunyai 25 unit komputer, namun tempatnya belum memadai. Sementara lahan untuk penempatan bangunan masih memungkinkan dan ada pada saat ini,” cetus Ketua Komite Sekolah tersebut.

Salah satu ibu guru yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa saat ini tenaga pengajar sangat terbatas dan kekurangan guru dalam mengajar. Pada saat ini memang masih belum aktif terkait ajar-mengajar di SMPN 3 ini. Sebelum adanya penyebaran Covid-19, kami di sini kepenuhan jadwal mengajar mencapai rata-rata 39 sampai 40 jam. Dalam penerimaan murid baru tahun ajaran 2020-2021 mencapai empat lokal dan akan mulai masuk sekolah pada Senin, 13 Juli 2020. Hal ini memungkinkan kami sebagai guru akan mengalami penambahan jam mengajar. Kemungkinan dalam satu guru bisa mengajar dalam dua bidang studi akibat kekurangan tenaga pengajar. Saya sangat mengharapkan kepada awak media agar membantu menyampaikan kisah kami ini kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Siak agar sekolah kami ini ditambah tenaga pengajarnya. (JT)

BACA:  Kuwait dan Arab Saudi Alami Temperatur Tertinggi di Bumi ini

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *