Sekum PGI: Saya Mengecam dengan Keras Penghentian Ibadah Gereja

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — Saya mengecam dengan keras penghentian ibadah Gereja GPdI di Dusun Sari Agung, Petalongan Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. Arogansi Satpol PP membubarkan ibadah yang sedang berlangsung sungguh-sungguh melukai hati, bukan saja umat yang sedang beribadah, tetapi juga melukai suasana batin umat kristiani di berbagai pelosok tanah air.

Lepas dari ketiadaan ijin dan Surat Keputusan Bupati yang memerintahkan Tim Satpol PP untuk menyegel rumah ibadah tersebut, tindakan tersebut sudah sangat melampaui kepatutan. Terhadap alasan penolakan masyarakat semestinya pihak Bupati mengupayakan dan memfasilitasi pengadaan rumah ibadah bagi warga yang membutuhkannya, dalam semangat Perber Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri yang dijadikan dasar penolakan oleh warga tersebut. Perber tersebut justru menugaskan Pemda setempat untuk memfasilitasi manakala ada kesulitan masyarakat dalam memperoleh rumah ibadah.

Menjalankan ibadah merupakan hak konstitusional warga, sebagai bagian dari kebebasan beribadah yang dijamin oleh Undang-undang. Ketiadaan Ijin dan sebagainya tidak semestinya menghalangi orang untuk beribadah. Untuk itu, saya menuntut Mendagri untuk menegor Bupati Indragiri Hilir atas kasus ini, dan memerintahkannya untuk memfasilitasi kebutuhan akan temoat beribadah bagi jemaat tersebut.

(Pdt Gomar Gultom)

BACA:  Jeritan Rakyat Kecil Kepada Calon Kepala Daerah di Natuna Jelang Pilkada 2020

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *