Reskrim Polres Tanah Karo Gelar Rilis Penangkapan Pelaku Perjudian dan Ranmor

MEDAN, PROJUSTISIANEWS.ID — Satuan Reskrim Polres Tanah Karo menggelar Konferensi Pers tentang penangkapan pelaku tindak pidana perjudian dan pencurian kendaraan bermotor. Kasus ini, berhasil diungkap oleh Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan, yang baru menjabat selama 1×24 jam.

Untuk pelaku tindak pidana perjudian, Satreskrim berhasil mengamankan tujuh orang tersangka dari empat Laporan Polisi. Empat orang di antaranya, Friska Tampubolon, Jery Tarigan, Budi Ginting, Idris Sitepu. Mereka merupakan pelaku perjudian jenis tembak ikan. Mereka diamankan di Desa Buluh Pancur, Kecamatan Lau Baleng dengan barang bukti mesin tembak ikan, dan uang Rp870.000,00.

Kemudian, tiga tersangka lainnya yaitu Rizal Raz Ginting, Rans Tarigan, dan Candra Ginting, merupakan pelaku tindak pidana perjudian jenis tolam. Mereka diamankan di lokasi yang berbeda. Rizal diamankan di Alan Mariam Ginting, Kabanjahe, pada Selasa (29/10/2019) pukul 19.30 Wib, barang bukti uang 72.000. Rans diamankan di Jalan Irian, Kabanjahe, pada Selasa (29/10/2019) pukul 20.30 wib, barang bukti uang 65.000. Candra, diamankan di Desa Lau Baleng, Kecamatan Lau Baleng, Selasa (29/10/2019) pukul 20.30 wib, barang bukti uang 47.000.

Selanjutnya, di bawah pimpinan AKP Sastrawan Tarigan, Satreskrim juga berhasil menangkap seorang pelaku curanmor (pencuarian kendaraan bermotor). Pelaku bernama Andi itu, telah melakukan pencurian mobil jenis L300 di Kecamatan Berastagi, pada Senin (28/10/2019) bersama rekannya yang masih buron. Setelah dilakukan pengembangan, ternyata tersangka bersama barang bukti telah berada di Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.

Setalah melakukan pengajaran, personil Satreskrim Polres Tanah Karo berhasil menangkap Andi bersama barang bukti mobil dan sebuah kunci T, di Kecamatan Tanjung Pura, Selasa (29/10/2019) pukul 21.00 wib. Namun, saat dilakukan pengembangan untuk mencari tersangka lainnya, Andi mencoba melawan petugas, sehingga kedua kakinya diberikan  tindakan tegas dan terukur.

Untuk para pelaku tindak pidana perjudian, mereka akan dikenakan pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun. Sedangkan pelaku tindak pidana curanmor akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman minimal lima tahun penjara. (japos.co)

BACA:  Gelapkan 1,5 M, Pegawai BRI Dijerat Hukuman 5 Tahun Lebih

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *