Pihak Manajemen PTPN V Mengintrogasi Pejuang Buruh yang Diusir Paksa

RIAU, PROJUSTISIANEWS.ID — Pada Kamis (29/8/2019) pukul 20.00-21.30 WIB, tepatnya 7 hari setelah pengusiran paksa terhadap Buruh Harian Lepas (BHL) yang terjadi di berbagai Afdeling lainnya; Na’atoso Zalukhu dan kawan-kawan selaku Pejuang buruh dari etnis Nias, dipanggil oleh Aben Lase selaku karyawan tetap pemanen di Afd XI PTPN V Sei Rokan Riau. Untuk berkumpul di kediamannya.

Adapun pemanggilan itu dihadiri oleh Na’atoso Cs dan pihak management perusahaan yang diwakili oleh Indra selaku Asisten Kepala (Askep) Rayon B, Sarkawi Nasution – Ketua SPBUN, Luhut Nainggolan – Mandor I Tekhnik, Fajar Siregar – Mandor panen, dan Saudara Zebua salah satu rekan yang berasal dari pihak management perusahaan.

Pejuang buruh sedang di Introgasi pihak Mangement Perusahaan, Kamis 26 Agustus 2019.

Pembahasan pertemuan terkait dengan status gugatan Na’atoso CS dalam mempertahankan dan memperjuangkan Hak dan Statusnya sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) di PTPN V Sei Rokan Riau. Pertemuan itu berlangsung dengan hangat, dan menghasilkan poin-poin pembahasan sebagai berikut:

  1. Sarkawi Nasution mengatakan: Jika kalian ingin bekerja di PTPN V Sei Rokan Riau ini, silahkan bekerja! Tapi, kalian harus mundur dari keanggotaan “FSBSI”.
  2. Indra (Askep) mengatakan: “Kalian ngapainlah ikut-ikutan dengan orang luar sana (FSBSI)? Karena mereka hanya mencari keuntungan pribadi. Contoh; Jika Pengurus FSBSI mendapat 100 orang anggota, dengan asumsi Iuran Rp 25 rb/bulan artinya sama dengan Total Rp 2,5 juta. Jika mencapai 200 orang, berarti pengurus SBSI mendapat 5 Juta. Berkipas-kipaslah orang itu dan berduduk santai dan kalianlah yang jadi korban!”
  3. “Kalian boleh saja mengikuti organisasi itu (FSBSI), tapi asalkan jelas organisasi tersebut. Jika mereka sudah mendapat apa yang diinginkan. Pasti kalian akan di tinggalkan!” tutur Zebua rekan dari pihak Management perusahaan.
    Timusokhi Lase selaku pejuang buruh menyangkal apa yang dikatakan oleh Zebua tersebut. Ia menanggapi: “Panjang lebarnya apa yang kalian bicarakan malam ini, kami sebagai pejuang buruh tidak bisa mengambil keputusan. Persoalan ini sudah kami kuasakan kepada ibu Siboro selaku Ketua DPD LSM Penjara, dan juga Ketua MPC-FSBSI.”
    “Aku kenal dengan Ibu Siboro tersebut dan ada 2 orang mereka di Pekanbaru. Yang satu rambutnya “Kriting-kriting merah”, yang satu pakai “Jilbab Merah”. Kami tidak ada urusan dengan Bu Boro!” jawab Zebua selaku rekan dari pihak Management PTPN V Sei Rokan Riau.
    Zebua juga berkata: “Sudahlah, apa kalian tidak kasihan dengan Isteri dan anak kalian ini?” (yang pada saat itu, para pejuang buruh sedang didampingi isteri dan anaknya). Cobalah kalian pikirkan dan renungkan di saat kalian tidur. Kalian tengoklah muka isteri dan anak kalian disaat tidur.”
    Terkait pertemuan malam itu, Na’atoso Zalukhu CS beranggapan bahwasannya pertemuan tersebut terkesan sudah disetting, dan hanya bertujuan untuk melemahkan semangat para Pejuang Buruh Harian Lepas (BHL). Terbukti 3 hari sebelum, tepatnya pada tanggal 26 Agustus 2019 dipagi hari, Nyonya Lukas selaku isteri Pendeta Gereja Betel Injil Sepenuhnya (GBIS) memberitahukan kepada jemaatnya yakni Na’atoso Zalukhu CS dan menanyakan; Kenapa kalian tidak bekerja, dan kok separah ini kejadiannya? “Karena sedang dan terus berjuang untuk mempertahankan hak kami jawab Na’atoso Zalukhu CS. Ya klo begitu sudah, teruslah kalian berjuang. Tuhan menyertai kalian!

Baca juga: Pengusiran Paksa Buruh Harian Lepas ( BHL) di PTPN V Sei Rokan Riau

Darimana ibu tahu masalah kami, tanya Na’atoso Zalukhu CS kembali? Jawabnya: Saya tahu dari Sintua Yosef, dan beliau telah dijumpai dan diberitahu oleh bapak Irwansyah Sinaga selaku Mandor Panen. “Hai Pak Yosef, bilang sama jemaat-jemaat kalian yang di AFD XI ini, suruhlah orang itu bekerja dengan catatan: Mereka harus keluar terlebih dahulu dari keanggotaan FSBSI.” Dan Klo tidak, akan kami usir jemaat kalian itu dari AFD XI ini! Tutur Irwansyah Selaku Mandor Panen di Afd XI tersebut.

Pewarta: Abun

BACA:  Warung Tuak Dirazia, Warga Deli Serdang Sumut Serbu dan Rusak Masjid

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *