Penganiayaan di Bawah Umur Berlarut-Larut di Polsek Bilah Hilir Hampir Enam Bulan

LABUHANBATU, PROJUSTISIANEWS.ID — Saudara P melaporkan Pengaduan  ke Polsek Bilah Hilir Nomor: LP / 133 / XII / 2019 / SU / Res LB / Sek Bilah Hilir tentang terjadinya tindak Pidana Kekerasan terhadap anak di Dusun Selat Kecil, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir,  pada 27 Desember 2019 sekitar Pukul 23.30 Wib.

Korbannya adalah anak di bawah umur bernama A (13), seorang pelajar di Dusun Selat Kecil, Desa Selat Besar, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Ayah korban sebagai Pelapor bernama P (55) yang bekerja tani dan tinggal di tempat yang sama.

Mulanya A dipukul si pelaku dan dibawa ke Polsek Bilah Hilir. Setelah Itu, beberapa hari kemudian datang pihak korban bersama Purwanto Kepala Desa Selat Besar mendamaikan pihak korban dan pelaku, tetapi dalam hal tersebut Purwanto menjanjikan yang sudah disepakati pihak korban, sehingga keesokan harinya tidak tereaiisasi dan akhirnya berlarut-larut hingga saat ini. Belum ada titik terangnya pihak korban menyampaikan kepada Projustisianews.id.

Kepala Desa Selat Besar Purwanto ketika dikonfirmasi lewat WhasApp (WA) contreng biru dua dan belum merespons hingga berita ini diterbitkan.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat saat dikonfirmasi lewat WA mengatakan bahwa nanti ia akan cek kembali.

Praktisi Kantor Hukum Jhon L Situmorang dikonfirmasi lewat WA menyampaikan bahwa penyidik harus menuntaskan kasus kekerasan terhadap anak ini. Jika dibiarkan berlarut-larut akan membawa dampak yang tidak baik kepada korban. “Jika Polsek tidak siap menanganinya, maka kasus tersebut agar dilimpahkan ke Unit PPA (Perlndungan Perempuan dan Anak) Polres,” tutupnya.

Pewarta: Monang Sitohang

BACA:  Kejam, Sindikat Penjualan Anak di Penjaringan yang Beromzet Rp 2 Miliar Ini Larang Korban Menstruasi

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *