Pengalaman Menarik seorang Backpacker

PROJUSTISIANEWS.ID — Sebuah kisah yang diceritakan Ria Sigit menjadi pengalaman yang menarik untuk kita simak. Redaksi Projustisianews.id menyajikan apa adanya seperti yang dituliskannya pada grup Facebook Backpacker International, sebagai berikut:

Akhirnya insiden yg saya alami sudah masuk berita.

(Redaksi: baca beritanya di bawah ini)

BACA:  Truk Katering Tabrak Japan Airlines di Soetta, Bodi Pesawat Sobek

Baiklah saya mau share cerita saya dari sisi penumpang yg mengalami langsung ya

Flight kami dengan JAL tanggal 1 Feb 2020 pukul 06.45 dari bandara Soekarno Hatta T3 di-cancel karena insiden di bawah
Penumpang dan staff JAL yg bertugas tentu saja panik semua, karena kejadian ini diluar perkiraan semua orang
Tapi JAL sungguh berusaha yg terbaik untuk kebaikan kami semua
Saat menunggu proses mereka reschedule ulang masalah penerbangan, kami disuruh menunggu kabar sambil duduk di sapphire lounge T3 gate 4
Berhubung butuh waktu lama untuk atur ulang penerbangan kurang lebih 200 orang, maka sebagian besar kami diungsikan ke hotel bandara internasional managed by Accor hotels (ex Sheraton hotel)

Penumpang terbagi 3 macam penerbangan, yaitu:
– transit internasional (lanjutan ke luar negeri, setahu saya kemarin banyak lanjutan ke US)
– transit domestik (lanjutan ke Jepang daerah lain, seperti saya lanjut ke Sapporo, Hokkaido)
– tujuan akhir Tokyo
Yg menjadi prioritas terbang duluan adalah penumpang yg terbang transit internasional, tapi saya kurang tau mereka diterbangkan naik apa
Dengar dari penumpang lain, ada yg diterbangkan dengan philipine airlines
Lalu kami yang terbang transit domestik dan tujuan Tokyo ini dibagi lagi menjadi beberapa kelompok dan dapat pembagian terbang pada malam hari menggunakan JAL, ANA dan GIA
Saya dan 2 keluarga lain dapat flight ANA pukul 21.45 (rejeki anak sholeh 😍😍) sepertinya karena kami transit domestik
Dari sisi kompensasi hotel Jepang yg sudah di-book namun tidak terpakai malam itu, JAL menyediakan form reimbursement perorang maksimal Rp 1.200.000
Akhir kata, JAL sudah berhasil mengupayakan solusi terbaik bagi kami para penumpang
Doumo arigatou gozaimasu, JAL!

Note: kenyataan tidak seindah cerita yaa
Pengalaman stranded ini sungguh melelahkan fisik dan mental, karena tegang terus mikirin kapan kita dapet flight pengganti dan potensi itinerary yg udah cakep & padat bisa berubah total semua
Lalu selama tunggu menunggu kabar di airport hingga proses transfer ke hotel, kami juga menunggu lama akibat ground staff JAL yg terbatas (sepertinya 1 team cuma 5 orang) dikeroyok penumpang kurleb 200orang yg kecewa akibat peristiwa ini 😂

Tetap semangat ya mas mbak ground staff JAL!
Otsukaresamadesu!
You’ve done the crisis management great enough

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *