Pejalan Kaki Tewas di Tempat Tertabrak Minibus yang Ngebut

JEMBRANA, PROJUSTISIANEWS.COM — Kecelakaan maut terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya pada KM 87-88, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Terjadi tadi pagi sekitar pukul 06.30 WITA.

Seorang pejalan kaki, tertabrak mini bus yang diduga travel bodong saat menyebrang jalan hingga tewas di tempat akibat luka parah di kepala. Kecelakaan maut ini terjadi diduga akibat kelalaian pengemudi mini bus. Usai nabrak sopir mini bus tancap gas hendak kabur, namun berhasil dihadang warga.

Bermula Ni Made Minteg alias Dadong Minteg (87) asal Lingkungan Delod Bale Agung, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo usai belanja di pasar Tegalcangkring, bermaksud pulang. Dia sebelum menyeberang jalan di zebra cross sempat menoleh ke kiri dan ke kanan. Dirasa aman dia kemudian menyeberang jalan.

Naas saat melewati separo badan jalan, tiba-tiba meluncur dengan kecepatan tinggi mobil mini bus P 7061 C yang diduga travel bodong yang dikemudikan oleh Muhamad Wasil (27), asal Bondowoso, Jawa Timur, menabrak korban hingga terpental dan meninggal dunia di TKP dengan mengalami luka parah di kepala.

Sialnya setelah menabrak korban, sopir mini bus malah tancap gas. Mengetahui hal tersebut dua orang warga dengan mengendarai motor serta mobil mengejar mini bus sarat penumpang tersebut dan berhasil mengamankan pelaku setelah sempat kabur sejauh 3 KM.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiyatmoko dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kecelakaan maut tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi mini bus yang tidak memberikan kesempatan pejalan kaki menyeberang jalan di zebra cross. 

Sejumlah saksi juga mengatakan mobil mini bus sempat melihat pejalan kaki saat menyeberang jalan dan sempat membunyikan klakson. Namun mini bus tidak mengurangi kecepatan serta tidak sempat mengerem termasuk tidak sempat menghindari korban. Padahal saat itu di TKP arus lalulintas sepi.

“Kasus tersebut masih kita tangani dan sopir mini bus sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” terang Yoga sore tadi. (baliberkarya.com)

BACA:  Masyarakat Indonesia Perlu Dilatih Siaga dan Tanggap Menghadapi Bencana

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *