Pantaskah Seorang Haji Melarang Satu Keluarga Beribadah Online di Rumahnya?

CIKARANG, PROJUSTISIA.ID — Suatu ketololan dilakukan seorang haji bernama H. Mulyana melarang paksa satu keluarga Kristiani beribadah di rumahnya sendiri secara online pada Minggu (19/4/2020). Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Rawasentul, RT 01, RW 04. Cikarang Pusat, Bekasi, dan sempat terekam video oleh salah satu anggota keluarga Kristiani tersebut. Nafsu kebencian, arogansi, kesombongan, keangkuhan, dan tentu kebodohan merasuki jiwa seorang Mulyana yang tidak pantas menyandang predikat haji dan memalukan umat Muslim, umatnya sendiri.

Di tengah kondisi wabah Covid-19 ini masih ada saja orang-orang tertentu memperburuk keadaan. Sudah sepantasnya kita saling menghargai dan menghormati keyakinan kita masing-masing. Bukan membabi buta seperti yang diperlihatkan Haji Mulyana dan Pak RT datang sontak marah marah sambil bawa kayu dan membubarkan ibadah di rumah keluarga orang Kristen.

Tentu keluarga Kristen itu beribadah secara online di rumahnya sendiri karena adanya wabah Covid-19. Hal itu pun bertepatan dengan Hari Minggu di mana di seluruh dunia umat Kristiani datang beribadah. Berhubung adanya imbauan Pemerintah soal social distancing dan physical distancing serta pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), maka ibadah dilaksanakan di rumah masing-masing.

Kejadian seperti ini tidak sepatutnya terjadi. Namun demikian, semua pihak harus tetap mengedepankan solidaritas dan toleransi apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum kita ketahui kapan berakhir. Jangan lagi mengeruhkan wabah yang sudah keruh ini.

Pewarta: Boy Tonggor Siahaan

BACA:  Diduga Rugikan CPNS, Menteri Syafruddin Disomasi

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *