Padang Golf Sukajadi Akan Ditutup Sementara

Projustisianews, Batam – Padang golf Sukajadi, yang terletak di Jalan Sudirman, Batam, Kepulauan Riau, akan ditutup sementara. Rencananya, ditutup selama tiga bulan. Ini bermula dari keluhan warga yang tinggal di RT 05/ RW 01 Taman Niaga, Sukajadi, Batam Kota. Sejak tahun lalu, warga setempat sudah melaporkan keresahan dan ketidaknyamanan mereka kepada Komisi III DPRD Kota Batam. Namun, tampaknya keresahan warga tidak dipedulikan oleh pengelola padang golf dan pengelola tidak serius meresponnya.

Warga pun kembali mendatangi Komisi III, untuk menyampaikan keluhannya, Senin, 19 Oktober 2020. Sebanyak lima orang warga mewakili Perumahan Taman Golf Residence (TGR) dan Taman Niaga Sukajadi mendatangani kantor DPRD, meminta agar operasional di padang golf tersebut dihentikan. Warga mengeluhkan, bola golf yang sering menyasar ke pemukiman mereka. Bahkan, nyaris mengenai orang yang sedang berjalan maupun yang tinggal di kompleks itu.

Rapat dengar pendapat membahas ketidaknyamanan warga di sekitar padang golf Sukajadi bersama Komisi III DPRD Kota Batam. (Foto: Nilawaty Manalu)

Menurut Hendra, warga TGR 3, bola-bola yang dimainkan para pemain golf sering meleset dan memecahkan kaca di perumahan itu. Warga sudah mengadukan hal ini kepada lurah setempat. Ketika komisi III, meminta pendapat Lurah Sukajadi, Rakhmy, terkait laporan warganya, Rakhmy mengatakan agar kegiatan di padang golf tersebut dihentikan untuk sementara waktu, menunggu pihak pengelola menyanggupi permintaan warga dan menjamin kenyamanan warganya.

RDP pertama, pihak padang golf pernah memastikan bola tidak akan masuk lagi ke perumahan, tetapi sampai hari ini keluhan warga masih tetap sama,” kata Arlon. Pada rapat dengar pendapat (RDP) pertama yang dilakukan pada bulan November 2019 lalu, pengelola mengatakan akan membuat jaring-jaring di lokasi padang golf untuk mengantisipasi masuknya bola ke kompleks warga, tetapi tidak melaksanakannnya. Terbukti, dari laporan warga saat itu.

Muhammad Rudi, anggota komisi III mengatakan, jangankan menggunakan stik golf, melempar dengan tangan pun, jaring itu masih bisa ditembus. “Apalagi kalau dipukul menggunakan stik golf,” kata Rudi. Ia meminta kepada pengelola, agar jangan hanya memikirkan aspek bisnis saja, tetapi mengesampingkan masalah keselamatan orang. Pasalnya, ini masalah nyawa.

Sementara itu, Werton Panggabean, Ketua Komisi III, akhirnya menyimpulkan akan memberikan rekomendasi untuk sementara, agar kegiatan di padang golf tersebut ditutup. “Jadi semua kami dewan yang ada di sini, sepakat untuk menutup sementara,” kata Werton.

Kepada Projustisia News, Dicky Faizal, Driving Range Sukajadi, mengartikan penyetopan sementara padang golf, terhitung mulai dari bulan Juli lalu hingga Oktober ini. Seingatnya, katanya, ia pernah menyampaikan kepada warga, pembuatan safety baru dari bulan Juli-Oktober. “Hal itu memakan waktu tiga bulan. Saya menghitungnya mulai bulan Juli sampai bulan Oktober ini,” katanya. Penyetopan yang ia maksud, bukan penyetopan yang akan direkomendasikan oleh Komisi III yang baru diputuskan.

(Nilawaty Manalu)

 

BACA:  Kabur dan Ditangkap Lagi, Setya Novanto Dipindah ke Gunung Sindur

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *