Modus Penipu Raup Miliaran dengan Mengaku Kerabat Penyidik KPK

SIANTAR, PROJUSTISIANEWS.ID — Modus penipu berinisial SD mampu meraup miliaran rupiah hanya bermodalkan mengaku-aku ada hubungan kekerabatannya dengan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial AD. Si penipu mendapatkan ‘jatah’ proyek di Kota Siantar. Bahkan jauh sebelumnya, si penipu itu juga sudah menerima proyek bernilai miliaran rupiah.

Salah seorang narasumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakana bahwa si penipu tersebut sepertinya sudah menerima puluhan miliar proyek, khususnya di Kota Siantar. “Mungkin karena ada ketakutan dengar nama KPK, makanya langsung diberikan,” ujarnya pada Selasa (27/8/2019).

Bahkan si penipu tersebut membuat Wali Kota Siantar, Hefriansyah, menjadi kalang kabut, sehingga memberikan proyek puluhan miliar. Ini termasuk proyek di rumah dinas Wali Kota yang beralamat di Jalan MH Sitorus.

“Akibat kebijakan Wali Kota ini, membuat suasana tak nyaman dan tak kondusif. Apalagi proyek ini dipakai diduga hanya untuk kepentingan pribadi Wali Kota demi menyenangkan oknum mengaku kerabat penyidik KPK,” tandasnya

Sumber lainnya di lapangan menyebutkan, jika oknum itu diberikan ‘jatah’ proyek hingga puluhan miliar di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan pimpinan OPD dimaksud telah diperintahkan untuk mengamankan proyek dimaksud. Ini termasuk proyek yang katanya untuk ‘jatah’ instansi penegak hukum. (lintangnews.com)

BACA:  KLHK Segel Perusahaan Sawit Malaysia Pembakar Lahan di Riau

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *