Lion Air Mulai Jajakan Saham IPO

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — Lion Air mulai menjajakan saham dalam rangka penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) ke beberapa investor pekan ini. Adapun target dana IPO maskapai penerbangan swasta terbesar nasional ini disebut-sebut US$ 500 juta.

Berdasarkan laporan Deal Street Asia, Rabu (29/1/2020), IPO saham di Indonesia belum ada yang sebesar itu, setelah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), yang mengeruk dana US$ 524 juta.

“Penyebaran virus korona di Tiongkok kemungkinan sedikit menganggu pemasaran saham IPO Lion. Lion telah memerintahkan penghentian penerbangan ke 15 kota di Tiongkok mulai Februari dan masih menghitung dampak kebijakan ini terhadap keuangan,” tulis Deal Street.

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan, Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah bursa paling sibuk di Asia Tenggara dalam urusan IPO. Sebab, jumlah perusahaan yang mencatatkan saham (listing) di BEI sudah melebihi bursa negara-negara tetangga.

Bulan ini saja, sebanyak delapan perusahaan melantai di bursa. “Nilai IPO perusahaan-perusahaan ini sekitar US$ 57,4 juta,” tulis Bloomberg.

Tahun lalu, Bloomberg mencatat, sebanyak 55 perusahaan masuk bursa saham nasional. Dari jumlah itu, sebanyak 10 saham meroket 500% sejak listing. Adapun perusahaan yang listing bulan ini harga sahamnya rata-rata naik 79%.

Beberapa IPO kakap diprediksi terjadi tahun ini. Contohnya, IPO Softex Indonesia dengan nilai US$ 500 juta dan Lion Air. (marketmover.id)

BACA:  Naiki Kapal Phinisi, Presiden Tinjau Kesiapan Wisata Bahari di Labuan Bajo

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *