Konferensi Remaja Kristen Membahas Tantangan di Era Pandemi

Projustisianews, Batam – Ikatan Remaja Kristen (CTC) Kota Batam bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Batam, memanfaatkan momentum Sumpah Pemuda dengan menggelar Konferensi Remaja Kristen (KRK) untuk membahas tantangan di era pandemi covid-19 saat ini. Kegiatan itu digelar sehari penuh, dari pagi hingga malam, di gedung aula Bahtera Misi Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, Kamis, 29 Oktober 2020.

Hotni Mutiara Butarbutar, ketua pelaksana dalam laporannya mengatakan, bahwa konferensi diikuti oleh 80 remaja, dari 27 perwakilan SMA/ SMK se-kota Batam dan 35 gereja. Pembatasan jumlah peserta dilakukan terkait dengan protokol kesehatan. “Konferensi hari ini hanya diikuti oleh 80 peserta perwakilan dari sekolah dan gereja. Meskipun sebenarnya masih banyak yg mau ikut, tapi tidak bisa karena ada protokol kesehatan,” kata Hotni yang juga sebagai Koordinator Komunitas CTC Batam.

Yudhy Sanjaya , sedang memberikan motivasi kepada peserta konferensi remaja Kristen, di tengah ancanam pandemi covid-19, Bengkong, Batam. (Foto: Yudhy Sanjaya)

Dia berharap melalui acara ini remaja bisa kuat dan tidak tergoyahkan dalam menghadapi tantangan di masa pandemi. Oleh karena itu tema yang diusung hari itu adalah adalah ‘We Are Unshakeable’. Selain itu, Hotni yang adalah siswi SMAN 8, juga berharap para remaja dapat mengambil peran dalam menghadapi covid-19 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Konferensi ini dibuka oleh Pargaulan Simanjuntak, Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam. Dalam sambutannya, Pargaulan menekankan pentingnya pendidikan karakter dan tidak terjerumus pada kenakalan remaja. “CTC ini baik untuk diikuti karena dapat melatih kemampuan berorganisasi serta dapat saling menjaga agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja,” kata Pargaulan dengan semangat. Menurutnya, pendidikan karakter sangat perlu ditetapkan dalam lingkungan sekolah sejak awal. Dengan karakter yang baik akan menghasilkan pemimpin yang baik di kemudian hari.

Beberapa materi pembinaan yang disampaikan dalam konferensi, karakter building yang disampaikan oleh Pargaulan Simanjuntak. Unshakeable Generation oleh Martin Timothy dan Create Good Community oleh Yaaro Zebua. Sedangkan sesi motivasi diisi oleh Yudhy Sanjaya, sebagai salah satu pembina organisasi ini. Dalam orasinya, Yudhy menekankan beberapa hal yang harus dimiliki oleh remaja agar tidak mudah terombang-ambing dengan situasi sekarang. “Fokus pada tujuan hidup, miliki hidup yang disiplin, pertahankan keyakinan dan berpegang pada pengharapan. Itu yang akan membuat hidup kita kuat dan tidak tergoyahkan,” kata Yudhy Sanjaya yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) Bamag Batam.

Konferensi yang dibagi dalam diskusi fraksi dan pengambilan keputusan dalam pleno ini diikuti oleh para peserta dengan antusias . Tampak masing-masing utusan mengajukan usul serta menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Bertukar pikiran secara sehat untuk menghasilkan keputusan, mengenai aksi yang dapat dilakukan ketika menghadapi tantangan di masa pandemi ini.

Konferensi diakhiri dengan pembacaan keputusan, dilanjutkan dengan deklarasi bersama, dipimpin oleh Hotni dan diikuti oleh seluruh peserta. Hadir juga dalam konferensi ini para Pembina CYC, Helmi Betty Saragih dan Hendra Kaolang.

(Nilawaty Manalu)

BACA:  Merasa Mengantongi IMB Tower, Lukman Mengancam Warga Kavling Kamboja

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *