KLHK Menahan Pemodal Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil

PROJUSTISIANEWS.ID, Pekanbaru, — Tim Gabungan Ditjen Gakkum KLHK, Balai Besar KSDA Riau, Polda Riau, dan TNI, 25 Agustus 2021, menahan SBB (penyewa dua alat berat), Tr dan Po (pekerja) saat sedang membuka lahan seluas 200 ha di dalam kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, untuk dijadikan kebun sawit. Tim juga menyita dua alat berat.

“Operasi ini adalah upaya menyelamatkan sumber daya alam di Provinsi Riau. Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil termasuk ekosistem gambut dan habitat harimau sumatera. Kami akan terus berupaya menyelamatkan sumber daya alam melalui operasi-operasi terarah,” kata Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Ditjen Gakkum KLHK, 27 Agustus 2021.

Ketiga perambah dan alat berat diamankan di Kantor Seksi Wilayah II Balai Gakkum KLHK, Wilayah Sumatera. PPNS Gakkum KLHK akan melanjutkan penyidikan. Para perambah akan dikenakan Pasal 92 Ayat 1 Huruf a dan/atau Huruf b Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda maksimum Rp 5 miliar.

Baca juga : https://projustisianews.id/puan-puji-gotong-royong-mahasiswa-hadapi-pandemi-covid-19/

Operasi diawali adanya informasi aktivitas pembuatan kanal dan pembukaan lahan menggunakan alat berat dari Tim BBKSDA Riau. BBKSDA Riau sudah memberikan peringatan dan memasang papan larangan, namun perambahan masih terus berlangsung. Selanjutnya, Tim Gabungan menjalankan operasi pengamanan menahan 3 orang perambah itu.

BACA:  Benny: Yang Dikelola Asetnya Siapa?

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *