GAMKI Toba Berbagi Sembako Gratis

Kepedulian GAMKi

PROJUSTISIANEWS.ID, TOBA — Kepedulian GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia) Toba, membagikan sembako gratis kepada masyarakat terdampak covid-19. Pengurus DPC GAMKI Toba membagikan paket ini di beberapa kecamatan, Kabupaten Toba, pada Jumat-Minggu, 09-11 Oktober 2020.

Kepedulian GAMKi melalui pembagian sembako gratis ini terlaksana karena ada kerja sama dan dukungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Relawan Pemuda Desa Siaga covid-19 turut juga mendukung. Relawan tersebut adalah relawan berbasis desa. GAMKI dibentuk untuk membantu mengawal proses pencegahan penyebaran covid-19 dan pemulihan ekonomi akibat dampak covid-19.

“Semoga sembako gratis ini bisa membantu meringankan masyarakat yang membutuhkan karena terdampak covid-19. Kami mengucapkan terimakasih kepada Menteri Sosial Juliari Batubara yang telah mengajak GAMKI bekerjasama menyalurkan bantuan sembako”, kata Ketua GAMKI Toba, Mekar Sinurat.

Baca juga:
GAMKI TOBA Menolak Keras Relokasi Regal Spring Indonesia di Kecamatan Porsea dan Uluan

Masyarakat yang hadir sebagai penerima bantuan sembako menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Sosial Juliari Batubara. “Semoga Kementerian Sosial tetap berperan aktif membantu kami masyarakat yang kurang mampu apalagi yang terdampak akibat covid-19 ini. Kami benar-benar terbantu dengan adanya paket sembako ini,” kata Bernad Tambun, salah seorang warga yang menerima bantuan sembako tersebut.

Menurut pantauan GAMKI Toba, bahwa sampai Selasa, 6 Oktober 2020, jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Toba sudah mencapai 46 orang dengan rincian pasien sembuh 32 orang, masih dirawat 10 orang dan meninggal 4 orang. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap hati-hati. Jangan sampai terpapar covid-19. Hal tersebut bisa diantisipasi dengan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang sudah dianjurkan oleh pemerintah yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Masyarakat Toba juga harus mematuhi Peraturan Bupati Nomor 43 tahun 2020 yang sudah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Toba baru-baru ini agar masyarakat setiap bepergian atau keluar rumah wajib menggunakan masker. Apabila ada yang melanggar akan diberikan sanksi sesuai Perbup tersebut.

Diharapkan, covid-19 ini segera berlalu agar perekonomian pulih dan masyarakat kembali beraktivitas dengan normal tanpa perlu lagi khawatir akan Covid-19. (ASM)

BACA:  Penembakan Pendeta Saat Kebaktian di Gereja

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *