Kader Ranting Pemuda Pancasila Maju sebagai Calon Kepala Desa

Kader

SAMSAM, PROJUSTISIANEWS.ID — Kader Ranting Pemuda Pancasila maju sebagai calon Kepala Desa. Salah satu bakal calon Kepala Desa itu adalah Samsam Seicho Malindo, kelahiran Malaysia, 16 Maret 1991. Ia bertempat tinggal di Pondok PKS Libo Desa Samsam. Saat ini ia mulai 2011-2021 aktif dalam kepengurusan organisasi pekerja/buruh di PT. SMARTRI (Smart Research Institute) dan juga aktif di organisasi Pemuda Pancasila. Dengan optimisme memperjuangkan perubahan pembangunan, ia mengatakan: “Apabila saya terpilih dan dipercayai oleh Tuhan yang Mahakuasa serta masyarakat Samsam memimpin Desa Samsam ke depan, saya benar-benar akan menjalankan amanah tersebut.”

Dengan semangat membangun kampung Samsam, Seicho Malindo maju sebagai calon Kepala Desa Samsam. Masa jabatan Kepala Desa Samsam dari Azam Munthe akan berakhir pada Agustus 2021. Pihak BPD telah melakukan pemilihan panitia pada Juni lalu.

Ada 4 bakal calon Kepala Desa mendatang yang sudah mendaftar. Mereka adalah Azam Munthe selaku inconben, Suparsono, Seicho Malindo, dan Darma Sembiring. Sebagai kader ranting, pada 30 Juli 2021 Seicho Malindo menyambangi pengurus PAC PP Kandis. Mereka adalah Ketua PAC PP Jon Pangaribuan, Renangin sebagai Bendahara, dan Erwin Purba sebagai Sekretaris, beserta jajaran pengurus lainnya turut mendengarkan apa visi-misinya.

Visi dan Misi Kader Bakal Calon Kades

Kader ini mengatakan: “Visi saya ke depan mengutamakan persatuan untuk membangun pemerintahan desa yang jujur, adil, sejahtera, dan berbudaya.”

Sementara, misinya antara lain:

  1. Meningkatkan kehidupan desa yang dinamis dalam segi keagamaan dan kebudayaan.
  2. Meningkatkan profesionalitas dalam mengaktifkan seluruh perangkat dan lembaga desa. Pemerintahan desa benar-benar memperhatikan dan memfasilitasi seluruh kepengurusan administrasi bagi masyarakat.
  3. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam mengambil suatu keputusan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara umum, tanpa ada pilih kasih, ras, agama, maupun golongan. Semua sama merasakan.
  4. Pemerintahan desa yang jujur, adil, dan berwibawa dapat terwujud dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat demi kepentingan masyarakat Samsam.
  5. Mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa dengan menjalankan program-program Pemerintah Pusat demi kepentingan bersama.
  6. Mewujudkan sarana dan prasarana yang kurang memadai bagi masyarakat sesuai dengan kewenangan Pemerintahan Desa.

“Saya hanya ingin mengabdi untuk memperbaiki Kampung samsam ini. Kebetulan saya adalah putera Kampung Samsam, sehingga masyarkat merasakan pembangunan ke depan. Tidak ada lagi isolasi antarsuku, pendukung, agama, dll. Karena itu, semua harus benar-benar digodok bersama pada saat Musrenbang. Saya berkewajiban menampung aspirasi seluruh masyarakat Kampung Samsam,” ungkap kader ini.

Dalam hal ini, “Saya sangat mengharapkan doa dan dukungannya dari PAC PP Kandis serta masyarakat Kampung Samsam. Kalau memang saya diberi amanah oleh Tuhan Yang Mahaesa dalam mengemban tugas untuk meningkatkan kemajuan Kampung Samsam kita ini, saya akan berusaha seoptimal mungkin untuk lebih memperbaiki yang sudah ada, menjadi lebih baik ke depan,” cetusnya sembari mengakhiri percakapan.

Pewarta: Jonsen Tampubolon

BACA:  Kritik Pemindahan Ibu Kota, Emil Salim: Tidak Bertanggung Jawab

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *