Jembatan Roboh Terjadi Korban, Janji PT KAP Memperbaiki Jembatan Belum Dipenuhi

KAYONG UTARA, PROJUSTISIANEWS.ID — Sekira pukul 15.30 WIB, seorang warga bernama Ipin yang juga karyawan dari PT Kalimantan Agro Pusaka (PT KAP) menjadi korban akibat jembatan roboh. Menurut keterangan Toni Harianto Kepala Desa Sungai Sepeti, bahwa korban pulang dari berbelanja hendak pulang ke kediamannya dengan mengendarai motor jenis Revo yang penuh dengan barang bawaannya.

Ketika korban melewati jembatan tiba tiba jembatan tersebut roboh. Diperkirakan robohnya jembatan penghubung yang dijadikan akses utama warga menuju perkebunan kelapa sawit milik PT KAP tersebut, karena kondisi bagunan yang berbahan kayu itu sudah rapuh.

Masih menurut keterangan Kepala Desa, bahwa jalan tersebut adalah merupakan akses jalan utama yang sering dilalui warga maupun para petinggi manajemen perusahaan.

Dari keterangan Toni, bahwa sebelumnya, saat awal ia dilantik sebagai Kepala Desa, sudah pernah mengajukan rehabilitasi Jembatan kepada Pihak perusahaan, dan telah juga disetujui oleh General Manajernya bernama Hengki.

“Padahal Pemerintahan Desa sudah mengajukan secara langsung agar pihak PT segera membangun jembatan tersebut, dan Pihak PT sudah tanda tangan (acc) akan membangun jembatan tersebut, tetapi sampai saat ini mengapa belum juga dibangun oleh pihak PT.
Karfena itu, terjadi lagi korban di jembatan tersebut,” terang Toni kesal.

Selaku kepala Desa Toni merasa kesal terhadap pihak perusahaan yang mengabaikan komitmennya untuk merehabilitasi jembatan itu.

“Saya merasa kurang respek dengan perusahaan itu, karena sudah sejak Desember 2018 kita ajukan namun sampai hari ini, belum juga direalisasikan, padahal sebelumnya sudah juga terjadi korban di jembatan tersebut, saat awal saya dilantik, dan langsung kita ajukan agar dilakukan perbaikan,” terang Toni lagi.

Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya korban mengalami kerugian di mana barang belanja bawaannya menjadi rusak serta kendaraan motornya ikut tenggelam masuk ke dalam sungai.

Kades berharap pihak perusahaan bisa segera memperbaiki jembatan itu, sebelum timbul korban-korban lain. Dia juga berharap agar pihak Pemerintah Daerah memberikan perhatian terhadap perihal tersebut.

Sapto Manajer Humas PT KAP saat dikonfirmasi via WhatsApp maupun telepon seluler, tidak memberikan jawaban bahkan dua kali ditelpon tidak diangkat.

Sementara itu Wakil Bupati Effendi Ahmad saat dikonfirmasi via WhatsApp menanggapi, pihaknya akan segera memanggil pihak perusahaan dan meminta segera melakukan perbaikan.

“Akan segera memanggil pihak perusahaan dan meminta agar memperbaiki jembatan yang rusak,” tegas Wakil Bupati. (wartakayong.com)

BACA:  Pihak Manajemen PTPN V Mengintrogasi Pejuang Buruh yang Diusir Paksa

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *