Integritas dan Kepemimpinan

MAKASSAR, PROJUSTISIANEWS.ID — Masalah kepemimpinan selalu menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari perilaku, gaya, kompetensi kepemimpinan, dan lain sebagainya. Semuanya menjadi isu hangat dan menjadi sorotan publik.

Mengapa kepemimpinan selalu menjadi sorotan? Pertanyaan ini harus menjadi perhatian dari setiap orang yang mau menjadi pemimpin. Semakin tinggi level sebuah kemimpinan, maka semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi dan semakin besar pula sorotan publik terhadap level kepemimpinan tersebut.  

Salah satu faktor utama, mengapa seorang pemimpin selalu menuai sorotan, kritikan dan bahkan mungkin cemohan adalah rendahnya integritas seorang pemimpin dalam menjalankan roda kepemimpinannya. Integritas adalah salah satu kunci utama keberhasilan seorang pemimpin dalam menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat atau anggota dari sebuah organisasi.

Pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi selalu patuh dan taat terhadap setiap norma, aturan dan ketentuan yang berlaku, tidak menyimpang ke kiri atau kekanan dan selalu bertindak untuk kepentingan orang banyan dan melayani masyarakat atau anggota organisasi dengan hati yang tulus dan ikhlas.  

Seorang pemimpin hadir bukanlah untuk dilayani,  melainkan untuk melayani dan memenuhi kebutuhan dan hak-hak masyarakat atau anggota organisasi  sebagaimana yang diatur dalam sebuah konstitusi.

Oleh sebab itu, maka integritas yang tinggi dari seorang pemimpin adalah sebuah kemutlakan yang harus dimiliki bagi seorang pemimpin.

Integritas

Mengapa seorang pemimpin dituntut untuk memiliki integritas yang tinggi? Karena integritas adalah sebuah karakter kepemimpinan yang akan membentuk seorang pemimpin untuk berlaku jujur dan adil, dipercaya, dan menjadi panutan, sehingga menjadikannya sebagai sosok yang berwibawa dan disegani dalam menjalankan kepemimpinan tersebut.

Beberapa pandangan ahli terkait integritas antara lain:

  • Adrian Gostick dan Dana Telford, 2006 (dalam Gea 2016) mengatakan bahwa integritas adalah ketaatan yang kuat  terhadap sebuah kode, khususnya nilai moral atau artistik tertentu.  
  • Millard Fuller (Habitat for Humanity) mengatakan bahwa integritas adalah sebuah konsistensi terhadap apa yang dianggap benar atau salah dalam hidup Anda.
  • Ippho Santoso menyatakan bahwa integritas adalah menyatunya perkataan, pikiran, dan perbuatan, sehingga menimbulkan kepercayaan.
  • Andreas Harefa mengatakan bahwa integritas adalah tiga hal yang dapat kita amati, yaitu menunjukkan kejujuran, memenuhi komitmen, dan mengerjakan sesuatu dengan konsistensi.

Seorang pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi akan mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari masyarakat atau anggota organisasi yang dipimpinnya. Masyarakat dan anggota organisasi menaruh banyak harapan pada seorang pemimpin yang berintegritas tinggi, yaitu menyelenggarakan tugas kepemimpinan untuk mengembangkan dan menyelenggarakan pembangunan, meningkatkan pendidikan dan kesehatan, menciptakan rasa aman dan nyaman serta meningkatkan taraf hidup masyarakat atau anggota organisasi.

Mengapa demikian? Karena pemimpin mereka adalah sosok yang jujur, adil dan dipercaya, melaksanakan tugas sesuai dengan komitmen dan konsisten serta taat pada norma moral, budaya dan hukum yang berlaku.

Manfaat Integritas dalam Kepemimpinan

Integritas adalah atribut yang sangat penting bagi seorang pemimpin. Seorang akan menjadi pemimpin profesional jika memiliki integritas yang tinggi, seorang akan menjadi pemimpin yang amanah karena memiliki integritas yang tinggi dan seorang akan menjadi pemimpin perubahan jika memiliki integritas yang tinggi.  

Integritas yang tinggi akan memberi kuasa atas perkataan, memberi kekuatan atas setiap perencanaan, dan memberi daya atas setiap tindakan yang dilakukan oleh seorang pemimpin.

Mengapa banyak pemimpin yang menuai kritikan pedas? Mungkin salah satu penyebabnya adalah rendahnya integritas dari pemimpin tersebut. Pemimpin tidak lagi bertindak dengan hati nurani, mengenyampingkan kaidah-kaidah etik dan moral, korupsi dan segala bentuk lainnya yang menyimpang dari kebenaran, kejujuran dan keadilan masyarakat.

“Pemimpin sukses ditentukan oleh seberapa baik dan tingginya integritas yang dimilikinya.”

“Integritas adalah tetap melakukan hal yang benar meskipun tidak ada orang yang melihat atau mengetahuinya.”

Makassar, 16 Juni 2019
Penulis: Ampera Matippanna

BACA:  Jhon SE Panggabean SH, MH: Hentikan Tindakan Main Hakim Sendiri dan Tegakkan Hukum

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *