Gelapkan 1,5 M, Pegawai BRI Dijerat Hukuman 5 Tahun Lebih

LAMONGAN, PROJUSTISIANEWS.ID — Kejaksaan Negeri Lamongan, menangkap petugas kredit fiktif sebuah bank pemerintah karena terlibat dalam kasus kredit fiktif dengan jumlah Rp1,5 miliar. Hasil penyidikan mengungkap bahwa tersangka yang juga pegawai BRI itu melakukan kredit fiktif ke 38 rekening dari sekitar tahun 2018 hingga 2019.

Tersangka diangkat jadi mantri dan melakukan tindakan kredit fiktif dengan menggunakan data nasabah dari berkas nasabah lama yang telah lunas dan atau permohonan ditolak, data nasabah yang lunas itu di-entri oleh AT ke dalam aplikasi untuk diproses dan diputus melalui aplikasi dan dilakukan tanpa sepengetahuan nasabah. Uang hasil kredit fiktif ini semuanya dipakai tersangka untuk transaksi forex dan bitcoin secara online yang mencapai Rp 1 miliar lebih.

Tersangka selanjutnya dijerat dengan hukuman di atas 5 tahun penjara dan dikenakan pasal 2 junto pasal 64 UU nomor 31 tahun 1999, pasal 3 junto pasal 64 UU nomor 31 tahun 1999 dan pasal 8 UU Korupsi.

BACA:  Dapat Penolakan, Upacara Keagamaan di Bantul Terpaksa Dibubarkan

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *