GAMKI Mau Memaafkan Abdul Somad, Tapi Ia Harus Klarifikasi

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — GAMKI menyayangkan pernyataan Ustad Abdul Somad (UAS) yang viral di media sosial mengenai simbol salib dan jin kafir. Jika UAS tidak segera mengklarifikasi ucapannya itu, dikhawatirkan dapat melunturkan semangat toleransi yang sedang dibangun di tengah masyarakat kita. Demikian ungkap Sekretaris Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat di Jakarta pada Kamis (22/8/2019).

Persoalan intoleransi yang sedang diupayakan pemerintah untuk diselesaikan secara perlahan-lahan menjadi buyar akibat viral video cuplikan ceramah UAS yang menyinggung simbol agama Kristen selama beberapa hari lalu di media sosial.

Sahat menilai bahwa cuplikan ceramah ini sudah meresahkan umat Protestan dan Katolik di berbagai daerah. Banyak pihak yang mendesaknya agar GAMKI segera melaporkan UAS atas ceramahnya yang melecehkan simbol agama Kristen.

“DPP GAMKI menganggap ucapan UAS ini sebagai ucapan individu, dan bukan mewakili umat Islam di Indonesia yang selama ratusan tahun sudah hidup berdampingan dengan pemeluk agama lainnya,” tegasnya.

Meskipun demikian GAMKI memberikan kesempatan kepada UAS untuk klarifikasi atas videonya tersebut dan meminta maaf kepada umat Kristen. Disadari atau tidak disadari, ucapan UAS tersebut menghina kepercayaan dari pemeluk agama lain dan dapat menjadi bibit dari tumbuhnya sikap radikalisme dan kebencian kepada orang lain yang berbeda agama dan kepercayaan. (BIS)

BACA:  Soal Harley, Erick Thohir Mau Pejabat Garuda Mundur Hari Ini

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *