Dukungan Mengalir Deras Kepada Bupati Sorong

PROJUSTISIANEWS.ID, SORONG — Pemuda adat wilayah III Doberai melakukan aksi damai di halaman Kantor Kejaksaan Sorong. Aksi yang dimulai dengan berjalan kaki dari gedung olah raga (GOR) ini mendukung langkah Bapak Bupati Sorong Dr.Johny Kamuru SH.,M.si yang telah mencabut izin 4 Perusahaan Kelapa Sawit, yang mana aksi dukungan ini berlangsung saat sidang perdana gugatan terhadap Bupati Sorong oleh perusahaan tengah berlangsung di pengadilan PTUN Jayapura, Selasa (24/08/2021).

Koordinator Lapangan Feki Mobalen dalam Aksi damai Koalisi masyarakat adat Papua,dan organisasi masyarakat sipil serta semua komponen yang ada didalam tanah Moi menyatakan dengan Tegas, Kami bersama Bapak Johny Kamuru, Bupati Kabupaten Sorong untuk membela dan menghadapi gugatan dari Perusahaan dan pihak-pihak manapun yang mengancam dan merugikan hak-hak masyarakat Adat Papua dan kelestarian lingkungan alam.

Kami menghargai dan mendukung keputusan Pemerintah tersebut dalam kerangka pengakuan, perlindungan dan penghormaran hak-hak masyarakat adat Papua yang terdampak langsung dan tidak langsung.

Namun, perusahaan melakukan perlawanan dengan menggugat pejabat Bupati Sorong dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Sorong, melalui PTUN Jayapura sejak 02 Agustus 2021, Perusahaan meminta penundaan pelaksanaan putusan, pembatalan dan pencabutan surat keputusan tersebut.

Adapun tuntutan dari pemuda adat wilayah III Doberai dalam aksi damai yaitu :

1. Meminta Majelis Hakim Pengadilan PTUN Jayapura untuk bertindak adil, bijaksana dan berpihak kepada masyarakat.
2. Meminta majelis Hakim PTUN Jayapura tidak mengabulkan permohonan gugatan perusahaan.
3. Meminta pemerintah kabupaten Sorong harus bertindak tegas untuk tidak lagi memberi ijin baru kepada perusahaan melakukan aktivitas bisnis perusahaan, penggugatan dan termasuk anak perusahaan lainnya, serta memberikan sanksi mencabut ijin atas kelalaian maupun pelanggaran usaha perusahaan tersebut.

Sementara itu Kepala Kejaksaan yang diwakili oleh Kepala Seksi Pidana Khusus menyampaikan Kejaksaan Negeri Sorong bersama dengan Masyarakat adat Moi dan masyarakat yang ada di Papua barat maupun yang ada di Papua dan pemuda adat wilayah III mendukung Pemerintah Kabupaten Sorong dalam rangka menertibkan seluruh ijin yang berkaitan dengan perusahaan sawit yang ada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Sorong.

Sebagai bukti nyata dukungan kejaksaan negeri Sorong, kami menyampaikan bahwa ada jaksa pengacara negara, yang mana jaksa pengacara bisa mewakili untuk setiap gugatan, baik perdata, maupun tatausaha negara, yang mana kebijakan ini sudah ada MoU nya.

Kita masih menunggu permintaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong untuk sama-sama mengawal, untuk memenangkan gugatan PTUN yang ada di Jayapura.

Kepala kejaksaan negeri Sorong meminta jajaran intelijen Sorong untuk mengawal proses persidangan PTUN yang ada di Jayapura, sehingga kita dapat memberikan masukan secara hukum bagaimana kedudukan proses pengambilan keputusan terhadap penertiban perijinan khususnya perusahaan sawit dikabupaten Sorong.

Kami siap mendukung apapun yang diminta baik secara kajian hukum,maupun mewakili pemerintah kabupaten Sorong untuk melakukan proses persidangan menghadapi gugatan TUN dari 4 perusahaan tersebut.

Dalam aksi damai ini juga dilakukan penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan masyarakat adat dan kejaksaan negeri Sorong kepada Pemerintah kabupaten Sorong khususnya Bapak Bupati Sorong(BY)

BACA:  Organisasi Pers di Riau Menyerahkan Mandat Dua DPC

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *