Dua Perempuan Mesir Raih Pulitzer Prize 2019 untuk Liputan Internasional

PROJUSTISINEWS.ID — Reporter investigasi dari Associated Press (AP) bernama Maggie Michael dan jurnalis foto bernama Nariman El-Mofty memenangkan Pulitzer Prize 2019 untuk Liputan Internasional, yaitu liputan mereka secara luas tentang konflik di Yaman. Pulitzer Prize adalah sebuah penghargaan dan kehormatan jurnalisme Amerika yang paling bergengsi. Penghargaan ini didirikan pada 1917 oleh penerbit Joseph Pulitzer untuk menghormati prestasi jurnalis yang luar biasa.

Menurut AP, Maggie Michael, Nariman El-Mofty dan Maad al-Zikry menang untuk Liputan Internasionalnya karena liputan kuat mereka tentang konflik di Yaman dan krisis kemanusiaan berikutnya, termasuk serangkaian cerita investigasi mendalam, foto, dan video yang mencatat kekejaman yang lahir karena perang.

Berbasis di Kairo, reporter investigasi Maggie Michael memiliki 15 tahun pengalaman meliput konflik di Timur Tengah, dan telah memperoleh pengetahuan mendalam tentang dinamika politik, sosial, dan budaya di wilayah yang bergejolak ini. Maggie adalah anggota pertama Sindikat Jurnalis Mesir yang memenangkan penghargaan. Pada April 2018, ia juga menerima Joe and Laurie Dine Award dari OPC untuk liputan internasional terbaik yang berhubungan dengan HAM untuk liputan pelanggarannya di Yaman.

Nariman El Mofty adalah jurnalis foto dan editor foto berasal dari keturunan Mesir-Kanada. Dia bekerja di Associated Press Middle East, yang berbasis di Kairo sebagai editor untuk liputan dari Timur Tengah, Afghanistan, dan Pakistan.

Di antara dua orang jurnalis Associated Press tersebut, ada juga videografer Yaman, Maad Al Zekry. (womenofegyptmag.com)

Alih bahasa: Boy Tonggor Siahaan

BACA:  Masyarakat Adat Desak Konsesi Hutan PT Toba Pulp Lestari Dicabut

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *