Data BPS: Penduduk Sumut dan Papua Paling Tidak Bahagia

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (15/8/2019) lalu, mengeluarkan rilis data indeks tingkat kebahagiaan penduduk Indonesia tahun 2017. Hasilnya, orang Indonesia cukup bahagia dengan indeks sebesar 70,69 pada skala 0-100.

“Hasilnya 70,69, semakin mendekati 100 akan semakin bagus. Kita cukup bahagia,” kata Ketua BPS Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Selasa (15/8/2019).

BPS melakukan survei indeks kebahagiaan antarprovinsi bervariasi, dengan rentang 67,52 sampai dengan 75,68. Tiga provinsi yang memiliki nilai indeks kebahagiaan tertinggi adalah Provinsi Maluku Utara (75,68), Maluku (73,77), dan Sulawesi Utara (73,69).

Provinsi dengan indeks kebahagiaan paling rendah adalah Nusa Tenggara Timur (68,98), Sumatera Utara (68,41), dan Papua (67,52).

Metode pengukuran indeks kebahagiaan 2017 mengalami perubahan dibandingkan survei terakhir pada 2014. Pada 2014 indeks kebahagiaan hidup hanya mengukur dengan menggunakan dimensi kepuasan hidup. Sementara pada 2017 bertambah dengan dimensi perasaan dan makna hidup.

BPS juga membuat perbandingan indeks kebahagiaan berdasarkan klasifikasi wilayah, jenis kelamin, status perkawinan, dan kelompok umur.

“Dari dimensinya, yang membuat orang Indonesia paling bahagia, pertama makna hidup 72,23%, lalu kepuasaan hidupnya 71,07%, dan ketiga perasaan 68,59%,” jelas Suhariyanto.

Perlu diketahui bahwa tujuan survei untuk mendapatkan tentang tingkat kebahagiaan orang Indonesia. Kepala rumah tangga yang di survei terdiri dari 34 provinsi dan 487 kabupaten/kota dan sebanyak 72 ribu rumah tangga. Periode survei adalah 5-30 April 2017.

Dari setiap rumah tangga sampel, dipilih kepala rumah tangga atau pasangan kepala rumah tangga (suami atau istri) sebagai responden untuk mewakili rumah tangga tersebut. Karena itu, yang dimaksud sebagai penduduk adalah kepala rumah tangga atau pasangannya. (tagar.id)

BACA:  SMPN 3 Perlu Bantuan untuk Perbaikan dari Para Dermawan

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *