Buronan Kakap Pembobol Kredit BNI 1,7 T Akhirnya Tertangkap

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID — Maria Pauline Lumowa, borunan kakap kredit BNI Rp1,7 Triliun ditangkap dan diekstradisi ke Indonesia dari Serbia. Maria dibawa ke Bareskrim Polri setelah sebelumnya tiba di Jakarta lewat Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menggunakan pesawat GA 9790. Hal ini disampaikan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada media pada Kamis (9/7/2020) di Jakarta.

Maria Pauline Lumowa merupakan satu dari tersangka pembobolan kas Bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif. Maria ditangkap berkat bantuan hukum timbal balik atau dikenal dengan Mutual Legal Assistance (MLA) antara Indonesia dengan Serbia. Perempuan yang lahir di Paleloan, Sulawesi Utara, 27 Juli 1958 itu akan menjalani proses hukum di Indonesia setelah melarikan diri selama 17 tahun.

Maria Pauline Lumowa mengenakan baju tahanan Bareskrim POLRI saat dijemput di Bandara Soetta.

Dalam penanganan kasusnya, berbagai macam upaya telah dilakukan oleh Pemerintah RI agar berhasil memproses hukum Maria yang tercatat sebagai warga negara Belanda sejak 1979. Maria Pauline Lumowa sendiri telah ditangkap pada 2019 lalu sebelum akhirnya diekstradisi.
Ia ditangkap NCB Interpol Serbia di Bandara Internasional Nikolas Tesla, 16 Juli 2019.

Sumber: cnnindonesia.com dan tribunnews.com

BACA:  Investasi Bodong Kampoeng Kurma Manfaatkan Syekh Ali Jaber dan Momen 212

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *