Aksi Buruh Kibarkan Bendera Putih, Apa Respons F-SBPP?

Aksi Buruh

JAKARTA, PROJUSTISIANEWS.ID ꟷ Aksi buruh akan mengibarkan bendera putih sebagai bentuk aksi mogok kerja pada Kamis (5/8/2021). Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegaskan aksi buruh tersebut dalam konferensi pers virtual, Senin (26/7/2021) lalu.

“Bentuknya adalah mengibarkan bendera putih karena kaum buruh menyerah dengan banyaknya buruh yang sudah meninggal dan terpapar COVID-19,” tegas Said Iqbal. Lebih lanjut, Said Iqbal mengatakan bahwa buruh juga menyerah karena sudah berulang-ulang berteriak. Mereka berteriak meminta agar perusahaan dapat mengatur jam bergilir di situasi pandemi COVID-19. Demikian pula, perusahaan agar memberikan vitamin dan obat-obatan gratis melalui jaringan BPJS kesehatan kepada buruh yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Serikat Buruh Harus Independen dan Kuat

Menanggapi aksi buruh tersebut, Federasi Serikat Buruh Patriot Pancasila (F-SBPP) menyampaikan suara berbeda. “Tidak perlu kita ikutan dan SBPP punya jati diri. Ada cara kita sendiri membawa persoalan buruh ke Pemerintah dengan latar belakang yang profesional,” tegas Ventje J Parera sebagai Ketua Konsilidasi F-SBPP.

“F-SBPP harus siap menghadapi perubahan Global mengenai tenaga kerja yang akan masuk pada 2023. Setelah pademi ini berakhir dan stabilitas ekonomi dapat kembali membaik, kita bangun sistem komunikasi, advokasi, dan manajeman organisasi,” lanjut Ventje.

Baca juga: SBPP Natuna: Usut Tuntas Perbudakan Buruh ABK Longxing 629

Setuju dengan Ventje, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) F-SBPP Anggiat Nainggolan menyarankan agar kita jangan gegabah mengibarkan bendera putih. Lebih baik kita mengobarkan semangat Pancasila dalam menyelesaikan persoalan buruh di masa pandemi Covid-19. “Semangat Pancasila menjadi landasan perjuangan F-SPBB demi kesejahteraan buruh,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum DPP F-SBPP Mangatur Nainggolan mengatakan: “Buruh menyerah bukan karena disengaja. Pandemi Covid-19 merupakan bencana non alam. Jadi tidak ada yang bisa kita persalahkan.”

Pewarta: Boy Tonggor Siahaan

BACA:  Paus Kecewa Banyak Pastor dan Biarawati Muda Bergaya Hidup Mewah

Facebook Comments

Default Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *